Pelayanan Public yang tidak baik









Assalamualaikum Wr.Wb.
       

Pada kesempatan ini saya ingin berbagi cerita tentang buruk nya pelayanan public bagi masyarakat.

Awal nya yaitu ketika saya dengan rekan-rekan ingin membereskan  perijinan penutupan jalan untuk kegiatan “memperingati hari merdeka”  yang di laksanakan pada bulan agustus lalu ketika pertama saya harus meminta surat izin dulu ke suatutempat "X" setibanya saya di sebuah rumah semua  data yang di butuhkan sudah kami kumpulkan mulai dari proposal dan surat izin warga ketika kami berikan memang langsung di kerjakan perijinan itu  dan tidak memungkinkan untuk menunggu keesok harinya kami dating kembalike polsek tersebut untuk menanyakan apakah surat perijinan kami sudah selesai apa belum dan ternyata mereka mempertanya rekasa lalu lintas nya bagaimana jangan sampai membuat kemacetan yang fatal. Setelah kami jelaskan baru lah mereka mengerti dan mereka pun memberitahu bawah “ urang mah teu menta nanaon ngan didinya we kudu ngarti ka saya” dan saya keesok hari nya bertemu kepada mereka dengan membawa bingkisan makanan untuk mereka dan mereka mengucapkan terimakasih

Lanjut ke tahap selanjutnya kami pun dating ke tempat kedua dengan hal yang sama data proposal dan lain” sudah kami berikan untuk kelengkapan data tersebut begitu sampai saya pun menjelaskan maksud kami dating itu seperti apa dan mengapa setelah berbincang saya dan rekan rekan di harapkan untuk besok datang kembali untuk membereskan ini kitaka datang memang aga di persulit karna ingin menutup jalan tetapi di tahun-tahun ke belakang daerah kami sering menutupjalan dan tidak pernah terjaadi kericuhan yg fatal tetapi skrng dengan pemimpin yg baru merasa was-was dengan penutupan jalan yang mungkin bisa membuat kemacetan kami pun sudah memberikan solusi rekayasa jalan yang bisa jadi alternative dan mereka masih tidak percaya dan kami pun di harapkan untuk keesok harinya untuk datang lagi semoga saja berubah pikiran  tetapi ketika saya datang masih sam saja dengan sebelum nya tidak bisa karna jangka waktu kami terbatas dan sudah mepet kami mempertanyakan kelanjutanya seperti apa dan kami pun pulang dan harus datang 3 hari yang mendatang ada bapak-bapak ngucapkan “tong hilap rukakeun na nya “ ketika sudah 3 hari kami datang ke sana dengan besar harapan bisa di maksimal kan dan terkabul lah perijinan itu arti dari “ tong hilap rujakeun nya “ itu adalah sebuah kode yang di lakukan oleh oknum untuk melancarkan sebuah masalah atau bisa berupa makanan siap saji.



Saran saya sih ya namanya pelayanan public harus netral kenapa karena memberikan pelayanan kepada masyarakat  itu harus dengan hati dan iklas kalau tidak iklas akan menjadi dosa. Coba berfikir dengan baik jangan menggunakan emosi atau nafsu dalam menyelesaikan masalah jangan apa apa duit.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keseruan Jambore Ketiga Indonesian Starlet Club (ISC)

Pengaturan Skor Liga 2

Permasalahan Pariwisata di Skywalk Cihampelas